Memilih peralatan yang cocok


guk2, di/pada Juli 5th, 2008 pada 9:48 Dikatakan:

mas, kalo untuk tipe kanan serang (offensive) kiri tahan semi serang (BH nya suka nyemesh tp ybutuh yg kontrolnya bagus ga perlu kenceng) enaknya pake kayu dan karet apa? klo kayu sardius FH Bryce Speed n BH Srifer FX cocok nda? cepet ya, mumpung blm beli. thks

Begini, TeeMKa batasi dulu:
1. Pemain terlatih = seperti atlit, spare partner, pelatih, analis dan jajarannya.
2. Pemain tak terlatih
3. Pemain rekreasi = para pekerja, profesional, dimana olahraga untuk kesehatan, hiburan, interaksi sosial, dll, namun punya kemauan bermain bagus dengan sedikit2 berlatih dan mengetahui teori2.

Dari tulisan2 di weblog ini, dapat disimpulkan:
1. Berlatih memerlukan tahapan2 (dasar, lanjutan, special), dan tiap tahapan memerlukan peralatan berbeda2 sifatnya (speed, kontrol, feel, special).
2. Pemain top profesional TIDAK menggunakan raket dengan speed paling kencang yang ada di toko.

Sebagai pemain rekreasi yang ke depannya mempunyai waktu, tenaga, biaya untuk berlatih meningkatkan kemampuan tenis meja, sebaiknya pilih peralatan secara bertahap juga.
1. Baru bermain dan berlatih = Speed rendah, Kontrol tinggi, feel soft = untuk memahami bagaimana sifat alat2 itu berkerja
2. Lanjutan = speed lebih tinggi, kontrol tinggi, feel medium = untuk memperluas pemahaman perbedaan sifat2 alat
3. Special = speed bebas, kontrol bebas, feel bebas = untuk menggunakan sifat2 alat tertentu yang diterapkan pada gaya tertentu dengan keahlian khusus

Merk yang saudara sebut di atas berada pada top rank pada grafik perbandingan, biasa dipakai para pemain rekreasi karena nyaman dipakai, “mudah’ digunakan pada satu type permainan saat berhadapan dengan satu kelas peralatan (semua pemain klub itu memakai peralatan sejenis, blade karbon, karet inverted Eropa, speed glue, tidak ada LongPiper yang bola2nya tidak sama).

+ GRIP cara memegang raket juga mempengaruhi, kenyamanan, kecocokan, kemampuan, dan kepuasan si pemakai. D

+ Jika ini peralatan pertama yang akan saudara beli, sebaiknya pertimbangkan APAKAH ada kesempatan waktu dan orang yg akan membimbing dalam menguasainya kelak ? Jika tidak, beberapa minggu ke depan saudara mengeluh dan mencari alat baru.

+ Jika ini peralatan kesekian kali dan saudara belum mendapatkan peralatan yang nyaman dan cocok, sebaiknya pertimbangkan untuk berlatih dasar dgn pelatih, memahami cara kerja raket dan cara menerapkannya dalam gaya, dan gunakan peralatan yg murah (second) untuk mulai memperkuat ukuran feeling masing2 alat. Jika tidak berlatih dasar, bulan depan akan ganti peralatan lagi.

+ Jika sekarang sampai bbrp bulan ke depan sdr berlatih dgn seorang pelatih, dan menggunakan peralatan standart, maka beberapa bulan ke depan, sdr akan berganti peralatan lagi. D

Berlatih memerlukan kesabaran )

11 Tanggapan

  1. Mas, aku punya blade Slager Light; karet apa ya yang cocok untuk blade tersebut ?

    thanks ya

    Eddy

    Bila yang dimaksud adalah Schlager Carbon Light buatan BTF, TeeMKa menjawab seperti berikut ini:

    Kita lihat spesifikasi teknis dari blade tsb:
    —The Schlager Carbon Light is designed for players looking for a more controllable version of our very popular Schlager Carbon Blade. The light weight of this blade is perfect for close to the table aggressive play and for players wishing to use maximum thickness rubbers while maintaining excellent racket speed.—
    - Speed: 9.0; Control: 6.9; Ply: 3 TAMCA 5000 Carbon; Weight: g ± ; Thickness: 6.2mm; Feel: Hard

    1. SCL dirancang untuk pemain yang menginginkan versi blade Schlager Carbon namun dengan versi yang lebih bisa dikontrol.
    + Versi lain yg dimaksu adalah Schlager Carbon (speed=10.5, control=6.5, feel=hard), bandingkan dgn SCL (9.5, 6.9). Speed yg berkurang 1.0 artinya SCL bertambah kontrol walaupun hanya sebesar 0.4. Bgmn tepatnya perbedaan itu, cobalah memakai kedua blade ini dgn karet, glue, bola, meja dan lawan yang sama. Dengan pukulan yang sama (misalnya drive), SC akan menghasilkan bola lebih panjang, curva lurus, cenderung gagal seperti ke luar meja. Sdngkan SCL menghasilkan bola lebih pendek, curva agak melengkung, mudah dicontrol penempatan bola, sering masuk meja lawan atau jarang gagal.

    2. Dengan bobot (berat) yang ringan, blade ini sempurna (perfect) untuk bermain agressif di dekat meja.
    + Blade ringan cocok utk bermain agresif, tapi menurut TeeMKa blade kencang tidak cocok bermain agresif dekat meja, kecuali dikompensasi (dibayar) dgn karet yg lambat (pimple out) bahkan pasif (anti). Bermain agresif dgn bola yg kencang di dekat meja, akan menyulitkan pemain itu sendiri thd pengembalian lawan dgn datangnya bola yg lebih cepat lagi. Walau blade kencang berhasil baik membuat pukulan smash tapi akan kesulitan membuat blok, shortcut, shortpush, serve pendek, slow topspin dan permainan net serta bola2 diatas meja lainnya.

    3. Juga cocok untuk pemain yang ingin menggunakan karet dgn ketebalan maximum dan mempertahankan raket ini tetap kencang.
    + Blade kencang dgn spoon maximum, ini tipikal pemain Eropa. Perhatikan Werner Schlager (AUT) bagaimana gayanya bermain. Postur tubuh tinggi, pukulan keras, drive topspin jauh dari meja.

    Karet apa yang cocok untuk blade SCL ini?
    1. Paling tidak ada 3 level pemain, yaitu pemain terlatih (mis. atlit, clubber), pemain rekreasi (pernah cukup terlatih, para profesional), pemain tak terlatih (pemain dgn alat2 tidak standar). Dengan mengetahui dimana level kita berada AKAN memudahkan dalam memilih karet dgn tepat.
    2. Setiap blade bisa dipasang karet apa saja, masalahnya sanggupkah memainkannya? Bagi pemain terlatih dan berpengalaman akan tidak menjadi masalah kecuali maukah dia memakai sembarang karet untuk mendukung gaya permainannya?

    Mengapa pemain terlatih tidak bermasalah? Karena mereka sudah mempunyai ukuran2 peralatan, memahami bgmn dan untuk apa alat bekerja, pengalaman, feel yang bagus dan terlatih (seperti musisi yg peka thd nada, irama). :mrgreen:

    3. Akhirnya, dgn blade SCL cobalah melakukan observasi (penelitian) sendiri, dengan memakai 2 atau lebih karet second dari produsen yang sama. Misalnya produsen Z siapkan 2 pasang dari jenis B dan S.
    Kemudian pelajari dan bandingkan sendiri sehingga mengetahui ukuran blade (speed, control, feel, efek laninnya) dan karet (soft/hard, kinerja spon, stroke yang menjadi mudah, gaya permainan, efek lainnya). :)

  2. Menurut saya Dalam bermain tenis meja tentunya ada tujuan yang ingin kita capai 2 diantaranya,losser but funny be happy atau menjadi pemenang tapi bermain buruk
    maksud saya ketika kita bermain walau kalah melulu “juru kunci/buncit” dalam top rangking
    tapi orang selalu senang/banyak yang nonton mungkin saja bola-bola yang indah atau enak ditonton,
    atau intertainment yang bagus so why?

    Jadi sang juara tapi orang banyak gak suka karena bola yang kurang enak ditonton dilihat untuk dijadikan hiburan, why?

    Tentu ini sangat menarik dan jawaban yang beragam namun pada intinya saya ingin sekali mendapat tanggapan dan komentar, karena mungkin saja bisa menjadi wacana saya untuk mengembangkan tenis meja seperti keinginan kebanyakan orang walau tentunya “Relatif” jawaban dan beragam pendapat,
    Trimakasih

    Jika yang dimaksud adalah bermain Rekreasional, maka menang kalah bukan tujuan dan tmk setuju seperti yang sdr katakan. Tapi ketika bermain Prestasi, maka HARUS menang bukan ? Jika tidak bisa menang, bearti KEMAMPUANnya masih dibawah pemenang2 lainnya dan harus menambah ilmu2nya.
    Bermain untuk entertaint (menghibur penonton) adalah hal lain dari 2 hal sebelumnya. Berbagai kelompok penonton tentu akan berbeda (relatif) tingkat keinginan hiburannya akan permainan2 yang tontonnya.
    Misalnya,
    + penonton awam akan menyukai tontonan reli2 yang tidak ada matinya, smash x blok, smash x lob, topspin x topspin, topspin x longcut, permainan2 extreme.
    + penonton yg juga pemain terlatih akan menyukai tontonan permainan yang SETINGKAT kemampuannya untuk mendapatkan inspirasi.
    + penonton yg juga pelatih dan pengurus akan menyukai tontonan yang mengakomodir semua fihak.

    Nah, sebagai penonton dan pemain tenis meja, KITA berada di tingkatan yang mana, dalam rangka apa, di mana ?

    Menurut TeeMKa, pemain yang terbaik dan terhebat adalah dia yang mampu MENYUGUHKAN permainan sesuai keinginannya (menang-kalah, statis-dinamis, gaya biasa-extreme), dalam rangka MENGHIBUR atau PRESTASI, di tempat latihan, panggung, stadion tanding.

  3. saya bermain dengan jun mizutani dan karet forehand bryce fx dan back hand donic desto f 1, kira2 blade dan karet apa yang cocok untuk tipe permainan saya yang bermain block dan close to table ? terima kasih

    TeeMKa coba menjawab:
    Spek blade JM ini adalah:
    “…helped to design the ultimate attacking weapon for his modern topspin game”.
    Artinya memang dirancang untuk memainkan gaya TM ala JM, modern topspin spt yg ditunjukkan dalam video2 pertandingannya, bermain jauh dari meja, ala Eropa, bertahan dgn lob, tiba2 menyerang dmana gaya ini muncul ketika menghadapi lawan2 yang lebih cepat gerakannya.

    “…blade offers great speed and more dwell time for the ball on the blade than traditional carbon rackets”.
    Lebih kencang = nyaman dimainkan ketika jauh dari meja, jika dimainkan dekat meja mak diperlukan kecepatan tinggi sementara hasil bolanya tidak mengandung power yang kuat.

    Dengan pasangan karet diatas sepertinya gaya JM itu memang cocok untuk diadopsi. Apakah anda MAMPU melakukannya ?
    Semua tergantung materi latihan dasar, lanjutan serta selera. Jika memaksakan gaya yg berbeda maka keunggulan alat tersebut tidak bisa dieksploit dgn optimal.

    Type block dan close to table.
    Blok yang akurat bisa mengalahkan setiap pukulan lawan, tapi jika pukulan lawan sangat berkualitas dan sdr tidak siap, akan membuat blok sdr gagal, dan lawan akan bermain dalam mode ini.
    + Jika gaya ini dipertahankan cobalah berubah2 secara dinamis mengubah kecepatan, penempatan, curva dan tentunya berbalik menyerang dgn penempatan yang jauh dari tubuh lawan ketika tadi dia asik rally.
    Close to table, memrlukan gerakan kaki yang cepat, jika kaki sdr satu pola dan gerakan sdr hanya reflek dgn kontrol gerakan tubuh yang lemah, maka lawan akan bermain dinamis dgn bola2 yang berubah2 kecepatan dalam 1 perebutan poin, akibatnya sdr sering gagal sendiri dan tentunya menguras tenaga sementara lawan tertawa senang dan menikmati penderitaan sdr. :)
    + Bermain close tt dan spon karet lembut, akan sulit menciptakan pukulan dgn spin kuat, kemungkina pukulan yang tercipta spt smash2 yg cepat, kalaupun sempat membuat drive tospin sdr melakukannya di b3 setelah serve yang menipu. Coba gunakan sisi karet dgn spon lebih keras di sisi forehand jika itu sering digunakan.

    Terakkhir,
    Satu hal saja yang anda ubah (misalnya cara menggunakan otot2 jari dalam grip shakehand, atau tari2an dalam footwork) SUDAH MENGUBAH 180 derajat semua cara permainan anda (kebiasaan pukulan, properti n kualitas bola), yang kemudian mengubah kebutuhan type peralatan, akhirnya ganti peralatan lagi.
    Mintalah rahasia (tehnik jalan pintas) kepada pelatih, Selamat berlatih !

  4. mas, aku punya blade bty almutard tolong pencerahan utk pemain serang ruber apa yg cocok fh & bh nya mas, trims

    • The Amultart ZL Carbon is a hybrid of Btf’s industry leading Carbon Technology with our new ZL fiber. The resulting blade has great speed, but holds the ball a little longer than the normal carbon fiber making the production of heavy topspin easier.

      Speed: 10.2; Control: 7.6; Feel: Hard; Weight: 88g
      (Sumber: bty.com)

      Teknologi BLade ini adalah gabungan Teknologi Karbon Terkini dengan ZL fiber. Berkarakter, menghasilkan bola yang cepat, tetapi bola bisa lebih lama diam ketika kontak terjadi (krn biasanya blade kencang, maka bola akan singkat ketika kontak), shng bisa mudah menciptakan topspin yang berat.

      Melihat perbandingan Blade Performance dari http://www.butterflyonline.com/ShakehandMatrix.pdf, blade ini SETINGKAT dengan blade SC, Srds, Gerg, MJ.

      Jika anda tidak memiliki kemampuan dasar bermain yang terlatih, maka karet apapun TIDAK AKAN pernah lama memuaskan untuk dimainkan.
      Blade ini = kencang, artinya bola2nya menghasilkan kurva datar bukan lengkung, mestinya malah SULIT menghasilkan topspin berat. TApi dikompensasi dengan dwelltime yang lebih lama.
      Krn kencang, juga cocok dimainkan jauh dari meja, dimana pukulan2 memiliki kurva panjang. Jika dimainkan dekat meja, maka bisa2 pemain malah kalah cepat mengantisipasi bola2 balikan dari lawan, dan HANY menghasilkan bola2 dgn kuva yang datar artinya less spin tetapi more speed. Lihatlah bgmn pemain spt Jun Mizutani bermain ketika kalah menghadapi pemain Eropa dan Asia, juga ketika menang menghadapi mereka, gaya bermain ini bisa diadopsi.
      Tentang karet yang cocok, ini tergantung CARA bermain. Jika berlatih lagi dan berubah cara bermain, maka berubah juga KEBUTUHAN akan jenis karet yg cocok. Untuk amannya,
      1. coba karet2 yang dgn spon lembut yang didesain tidak menggunakan speedglue.
      2. jgn dulu menggunakan speedglue atau waterbaseglue karena menyebabkan kesulitan-yang berlebihan yang menyulitkan penguasaan alat dan permainan.
      3. gunakan karet dgn teknologi yang biasa tapi memiliki spin = tinggi, speed = rendah, allround karena sudah dikompensasi oleh blade itu.

      Itu sementara jawabannya.

Tinggalkan Balasan