Tehnik berlatih otodidak (2)


Ahmad Maulana, di/pada September 16th, 2008

Terima Kasih..bung TeeMKa atas jawabannya..
saya akan coba, cuma ada yang kurang jelas, yang dimaksud dengan shadow stroke itu apa ???
Kemudian…saya sangat menyenangi tipe permainan menyerang, dengan menggunakan side spin dan top spin…hanya saja untuk melakukan back spin saya agak sulit juga defence yang kurang bagus, bagaimana cara melatihnya..?
kira-kira menurut anda dengan tipe permainan seperti ini karet dan kayu apa yang cocok…???
Makasih…

Panggil saja mr. TeeMKa oke !
Shadow stroke, adalah kita berlatih memukul bola tanpa bola. Bisa diterapkan diluar meja mis.nya dikamar didepan cermin besar sambil melatih aspek estetis, bisa dilakukan didepan meja sambil bergerak mengatur langkah kaki, penguasaan meja, penguasaan lawan diseberang meja. Bola yang dibayangkan dipukul adalah bermacam2 bola dengan sifat2nya, spt topspin, backspin, sidespin, flat/datar, curl/keriting, bola cepat, lambat, tinggi,rendah,… semua sifat bola yg mungkin ada di meja sebenarnya.
Shadow stroke adalah latihan mental dimana semua pukulan (topspin, smash, drive dll) dibayangkan berhasil dipukul, lumayan menghemat bukan? Sambil akan tidur pun kita bisa berlatih, tapi jangan lupa pemanasan dan pendinginan otot2 agar tidak cedera.😀

Menyerang dengan side n topspin, jika ini sebuah kesenangan maka itu merupakan kebiasaan. Sbg kebiasaan ia perlu dikembangkan sbg ciri khas dan senjata utama, namun jgn lupa kebiasaan ini akan menjadi kelemahan ketika lawan2mu sudah mempersiapkan melawan senjata tersebut. Jadi, intinya berlatihlah semua hal dasar sebaik mungkin, kemudian jadikan kebiasaan sbg ciri khas dan salah satu senjata mematikan. Coba kambangkan juga topspin biasa, jika ini sulit kamu lakukan, ada kemungkinan ada masalah dgn gripmu, dan kamu masih kesulitan di sisi backhand.🙂

Jika yg dimaksud adalah backspin saat bermain defence, maka pukulan itu disebut juga longcut (pukulan bertahan yang memotong bola jauh dari meja).
MENYERANG dan BERTAHAN adalah 2 mode bermain yang berbeda, menyangkut cara menggerakkan kaki (footwork) dan titik pukulan bola. Footwork dalam menyerang adalah footwork yg cepat, agresif dan sedikit langkah sementara FW dalam bertahan adalah lambat, tidak agresif, dan banyak langkah.
Juga titik pukulan bola dalam menyerang biasanya pada saat OTR (On the rise = setelah memantul) sampai OTT (on the top = puncak pantulan), sementara dalam bertahan pada saat OTF (on the fall = sth bola jatuh dari puncak pantulan) walaupun ini relatif.

Cara melatihnya:
+Gunakan bola banyak dan seorang partner. Lakukn menyerang dgn topspin pada 2 bola OTT, kemudian 2 bola berikutnya, bergerak mundur mengatur kaki, lakukan backspin/longcut bola OTF.

Karet dan kayu yang cocok utk tipe permainan spt itu.

Tipe yg sdr maksudkan adalah type all-round (gaya permainan dgn range yg luas, mulai defend sampai offensive), terbukti sdr ingin memainkan semua stroke/pukulan khas permainan. Pemain berpengalaman, terlatih dan bahkan top player, mereka bisa bermain all-round (lengkap). Salah satu alasannya adalah lebih MENIKMATI permaianan yang variatif itu.

Karena all-round bermain dalam range yang luas, maka karet dan kayu, yg dipilih harus range yang luas juga. Misalnya, kayu yg tidak terlalu kencang, daun tipis, karet yang mudah dikontrol (krn akan memainkan banyak variasi pukulan).

Ini adalah masalah semua pemain, mulai pemula hingga top. Bedanya pemula masih bingung dan terasa tidak nyaman dgn raketnya krn belum bisa mengendalikan dan memahami cara kerjanya. Sedangkan top bingung karena harus berganti2 raket yang disesuaikan dgn peralatan lawan2nya.:mrgreen:

So, harus ada sedikit penelitian. COba lihat tulisan ini.

Demikian mudahan bermanfaat. Nama Ahmad Maulana mengingatkan pada Gilang Maulana, Ficky Supit, Ahmad Ma’ruf, teemka kira yang ini pasti bukan.🙂

7 thoughts on “Tehnik berlatih otodidak (2)

  1. Terima kasih, Mr. Teemka..
    Wah…penjelasan anda sangat-sangat lengkap…terus terang sangat bermanfaat buat saya dalam mengembangkan teknik bermain tenis meja.
    Namun…jujur saja saya sangat minim pengalaman bertanding pada event-event besar…paling hanya tingkat RT, RW dan Kelurahan saja.
    Saya sangat menginginkan bisa berlatih pada tempat Mr. Teemka berlatih….
    Saya sangat senang mendapat partner yang bisa menambah teknik bermain tenis meja saya.

    He..he…saya bukan pemain-pemain itu Mr….
    Duh…senang rasanya bisa bermain dengan yang lebih ahli..
    Thank’s Ya..saya aakaan coba latihan terus…
    Wassalam..

  2. apakah kalau umur sudah 38 th masih bisa berprestasi?

    TeeMKa mecoba memandang prestasi dari sisi seperti ini.
    “Kualitas diri yang selalu meningkat, bermanfaat bagi orang lain, sesuai tuntunan agama dan negara, ini adalah PRESTASI kehidupan, berapapun umurnya, apapun profesinya”.

    Sebagai praktisi tenismeja, prestasi bisa dibuat oleh:
    1. Atlit muda dengan cara meningkatkan kualitas tehnik lama dgn tehnik modern.
    2. Atlit aktif dengan cara selalu mengevaluasi kemampuan yang sudah dicapai, bila sempat selalu memngembangkan kemampuan, bila tak sempat memberi inspirasi bagi pemain2 muda serta calon2 pemain.
    3. Pelatih dengan cara menuliskan tehnik2 yang dimiliki untuk diserahkan dan dikembang oleh pada pemain2 aktif dan tim, membuat teori dan mempublikasikannya.
    4. Pengurus dengan cara MENILAI perspektif PRESTASI menurut TeeMKa ini.
    5. Pecinta Tenis Meja (seperti TeeMKa, sono dll), dengan cara menuangkan ide2, karya orisinil maupun terjemahan.

    Setidaknya langkah estafet seperti ini akan membuat sebuah PRESTASI LAIN di masa mendatang.😀

    Thanks

    1. Tidak setuju, jika kualitas materi latihan otodidak LEBIH BAIK dari materi seorang pelatih. Dan dibantu seorang partner yang memiliki kemampuan dasar yang baik.

      Setuju, jika berlatih dari seorang pelatih yang tidak memilki materi lebih baik dari otodidak, ditambah pelatih ini tidak mengupdate kemampuan, teori, serta metoda latihannya.

      Dari waktu ke waktu, dunia tanding tenis meja mirip dengan dunia persilatan. Selalu ada yang baru dalam hal jurus, peralatan, teori, dstnya.

      Mudah2an diterima.

Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s