Menjadi Pemain

1. Daftar Pertandingan dari ITTF
2. Museum dan lain2

 

 

Para pemain tercatat Indonesia (list of players) dari database ITTF.

Untuk menampilkan statistik para pemain, klik salah satu link dibawah ini. Akan terbuka sebuah jendela baru berisi daftar semua pemain yang ditampilkan di panel kiri. Klik salah satu nama pemain dan detil statistik akan ditampilkan di bagian kanan halaman.

  1. Pemain Putra (Male). Link ke database ITTF
  2. Pemain Putri (Female). Link ke database ITTF
Iklan

23 comments

  1. dear TeeMKa,

    Salam kenal, mohon pencerahannya saya seorang pemain penhold satu sisi dengan ini ingin menanyakan satu hal : untuk latian fisik dengan peralatan fitnes apa saja yang dapat kita lakukan agar kita dapat menambah selain kekuatan fisik juga tenaga pukulan dan posisi kuda2 yang kuat.

    saya sangat berterima kasih sekali atas saran-nya.

    regards
    Westton, cia yaoooo

    • westton, kebetulan saya juga pemain pendhold dua sisi…kata pelatih saya dulu Ompek (Gungga) Ko asen (Indocement) paling efektif Loncat tali (skiping)..berguna menguatkan otot paha, tungkai kaki dan pergelangan tangan sama loncat katak..kalo peralatan fittnes yang sifatnya statis kurang cocok, mungkin treadmill untuk nguatin jantung .

    • Penholder satu sisi.
      1. Lebih mudah dimainkan karena otak tidak bekerja dua sisi yg memerlukan perubahan pola kuda2 kaki sblm melakukan footwork sebelum mengeksekusi bola. Jadi, kuda2>Stance>Pola footwork>backswing dan eksekusi lebih sederhana dilakukan.
      Tetapi, memerlukan coverage area yang luas, yang harus ditangani oleh satu sisi, yang ujung2nya memerlukan KEKUATAN fisik dalam kecepatan bergerak.

      Kekuatan, bisa ditingkatkan dari:
      1. Kekuatan fisik/otot yg sebenarnya.
      2. Mengoptimalkan semua unsur gerakan.
      3. Mengoptimalkan mekanisme pukulan (kelanjutan dari #2).
      4. Pola irama footwork, yaitu jump dan side step.

      Untuk:
      #1 MElakukan semua latihan dasar; jogging, sprint, pushup, dst… dengan maupun tanpa menggunakan alat
      #2 dan #3 GErakan dimulai dari; mengatur kadar pukulan kepada lawan, memprediksi pukulan yg akan dibuat lawan dlm membalas pukulan yg dikirim, melihat terbang bola n menyesuaikan dgn gelombang tubuh, melihat gerakan lawan, menyamakan posisi tubuh ke ready stance ketika lawan sudah pasti mengeksekusi, berfootwork sesuai dgn kedatangan bola yg sesuai prediksi di awal2 tadi, backswing seirama bola memantul di meja sendiri, melakukan gerakan awal dgn freehand, memutar tubuh melentur utk memperbesar gaya, gerakan akhir pada touching raket dan bola datang bisa membentur gaya atau meneruskan gaya bola yang datang.
      #4 Ada 6 titik bola yang harus SESUAI posisinya dengan keadaan tubuh pemain. Untuk alasan taktis mengacaukan irama, 6 titik ini bisa dipersingkat menjadi 5 atau 4 saja.

      SEcara fisika, tumpuan yang kuat adalah yg terbaik ketika membentur bola, agar menang gaya melawan benturan bola. Tapi ini tidak cukup, masih diperlukan kelenturan tubuh agar mampu menciptakan percepatan (akselerasi, a), yaitu F=ma. Dgn massa (m) tubuh yg sama, tapi percepatan (a) meningkat, maka diperoleh gaya (F) yang lebih besar.

    • Penholder satu sisi.
      2. Gaya bermainnya adalah menekan dengan agresif dimulai sejak serve maupun return, bila tekanan permainan tidak menghasilkan poin dan lawan bisa lebih cepat dan sanggup mengantispiasi, maka TIDAK ada lagi yg bisa dilakukan oleh gaya ini. Kecuali lawan2nya bermain dgn irama lebih LAMBAT.
      Artinya, serve harus bervariasi dan mematikan.
      Return yg menyerang mematikan di bola ke2, kalaupun terpaksa membuat push sbg transisi maka bola ke4 adalah miliknya.

Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s