Pemain terlatih dan tidak


Sumber : Dicopy-paste dari komentar2 oleh TeeMKa

  1. Salam kenal , buat yang mau share apa saja tentang pingpong bisa e-mail ke gjoni18@yahoo.com mungkin saya bisa bantu . Saya mantan atlet team mahasiswa indonesia th 90an dan skrg masih aktif sebagai sparring para atlet pon di jawa barat jg dki. selamat bergabung di dunia tenis meja

    Salam kenal. TeeMKa senang sekali dengan Andrzej Grubba pemain asal Polandia di era 80-90. Terkenal dengan backhand loop bergaya Lainuki (gaya seorang samurai mencabut pedang katana dari sangkarnya).

    TeeMKa berharap mr. gruba ini sempat menshare ilmu tenis meja di weblog ini, tentang:
    1. Perbedaan pemain terlatih dan tidak.
    2. Apa saja yang dilatihkan seorang atlit selama mengikuti program latihan.
    3. Perkembangan perbedaan tenis meja era 90an dan 2008an di tanah air dan dunia.
    4. Bagaimana tips awam untuk bermain tenis meja yang baik.

  2. Ok Thx atas sambutan dari TeeMKa , Saya akan coba jawab tentang :

    1. Perbedaan pemain yang terlatih dan tidak ,secara umum dapat terlihat dari cara posisi badan setelah terjadi rally pukulan , pemain yang terlatih terlihat stabil dari mulai posisi kaki,badan, ayunan tangan dan timing memukul bola yang tepat.

    2.Selama ini yang saya lihat program latihan klub klub di indonesia lebih mengutamakan tehnik pukulan diatas meja atau kita lebih sering atau suka bertanya kepada pelatih bagaimana supaya spin atau smash kita keras atau kencang ? bagaimana cara block yang benar ? tetapi mereka melupakan latihan fisik yang saya maksud latihan fisik disini adalah latihan fisik yang benar dan itu sangatlah berat karena meliputi lari jarak jauh dan pendek , latihan weight training tubuh(ini sangat berat sbg perbandingan ,team putra indonesia angkatan bench press nya jauh dibawah team putri korea utara apalagi china), latihan besi untuk pergelangan jg latihan bat besi untuk kecepatan , latihan bola banyak untuk ketepatan ,dan msh banyak lagi yang terlalu panjang untuk ditulis disini.
    Jadi kesimpulannya untuk menjadi pemain yang solid sebenarnya sulit jika kita tidak disiplin tetapi akan menjadi mudah jika kita mau sakit dan perih dahulu dan berpesta kemenangan di pertandingan . Sedikit tambahan pengalaman pribadi ,saya sempat berhenti bermain tenis meja sktr 6 tahun (Terakhir saya tampil di Silatama th 2001)
    Bln Agustus 2007 saya kembali berlatih karena berat badan saya saat itu sdh mencapai 90 kg(saat aktif bermain berat saya 55-60kg)dan saat itu kolesterol dan penyakit lain sdh datang.Saya memutuskan kembali berlatih secara bertahap dengan program yang benar dan setelah 8 bulan sekarang berat saya tgl 75 kg semua penyakit sdh hilang dan sempat menjuarai 2 turnamen meskipun cuma juara 3
    Skrg saya menjadi sparring team pon salah satu daerah favorit juara PON .
    3. April 2008 saya mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu official team indonesia pada kejuaraaan dunia di guangzhou ,china,satu perbedaan yang sangat signifikan adalah pemain pada era sekarang tidak banyak menggunakan block pada ssat diserang lawan tetapi mengembalikan serangan itu dgn spin kembali dan itu berlaku untuk sisi backhand juga.
    Untuk di tanah air saya no comment ……

    4.Tips untuk awam adalah:
    – Pilih peralatan yang memenuhi standard latihan , mulai dari kayu,karet,sepatu dll meskipun agak mahal tapi akan menunjang sekali untuk kemajuan kita.
    -berlatih lah dasar dasar tenis meja yang benar dgn pelatih yang benar menguasi tehnik dasar.
    -perbanyak latih tanding dengan klub lain.
    -coba untuk berlatih dengan bola banyak secara bertahap.

    Ok sementara itu dulu terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan.

20 thoughts on “Pemain terlatih dan tidak

  1. Salam olahraga, olahpikir, olahrasa…

    Pemain terlatih, berdiri disisi kiri meja ketika posisi-siapnya ketika service-pendulum; kalaupun ditengah-meja ketika service-lain dia tetap bergerak ke kirimeja ketika rally mulai berjalan; dikirimeja sbg receiver (menerima service lawan) dan relatif menyesuaikan thdp posisi lawan…

    Secara alami, ayunan forehand dan backhand itu berbeda; panjang lintasan, kekuatan, kecepatan, sudut-gerakan,,,
    Geometri tubuh pemain, meja, posisi-lawan, bola-datang,,, juga relatif berbeda antara kiri-tubuh dan kanan-tubuh.

    Singkat kata, parameter geometri FH dan BH adalah berbeda, yang berdampak pada kebutuhan berbeda terhadap spek blade dan karet, dalam rangka mencapai pukulan yang optimal di kedua sisi.
    Walaupun, sebenarnya kedua sisi-tubuh itu UNIK, artinya bisa menyesuaikan thdp spek karet dan permainan, tetapi berpengaruh buruk pd proses latihan (waktu lama, sulit dikuasai…) dgn hasil yg tidak signifikan (tidak memuaskan).

    Kata kuncinya adalah OPTIMALISASI pukulan FH dan BH, optimal artinya titik-temu antara minimal-maksimal dalam banyak aspek. Dan ini unik bagi setiap orang. Ternyata pengalaman dan statistik menunjukkan banyak penggunaan karet berbeda.

    Sebenarnya, TeeMKA juga lebih jauh ingin mengetahui “Pengaruh spesifikasi raket terhadap mekanisme-pukulan dalam rangka pemilihan raket yang tepat berdasarkan tinggi-badan dan gaya-bermain”.

    1. TeeMKA Amazing…… Sy fh dan bh pake Tenergy05,apa ada masukan buat sy utk meng optimal kan bh, sy hrs pake karet spek apa (klo bisa sebutkan merk). Thx.

    2. Masalah pemilihan karet karena pilihan gaya permainan disebabkan kecenderungan-pilihan disebabkan proses latihan disebabkan tinggi badan.

      Ada 3 gaya bermain yg dpt dpilih-kembangkan sesuai tinggi-badan:
      1. Timoboll, Octarov, Mizutani…
      2. Malong, Zhang Zike, Fan Zhendong..
      3. Joo Sae Hyuk…

      Perhatikan setup karet-blade mereka !
      1. FH=BH, cenderung soft, spt Butterfly Tenergy
      2. FH cenderung spon keras, spt DHS N Hurricane dan BH cendrung soft spt Butterfly Tenergy
      3. BH longpipe.

  2. Cara termudah mengoptimalkan permainan BH dgn setup karet seperti itu, adalah dgn mengkopi permainan para pemain top yg menggunakannya. Dibantu pelatih, partner membuat program latihan. Ikuti latih tanding, tanding benaran dan lihat hasilnya kemudian evaluasi.

    1. Pilihan karet FH-BH, berakibat pada gaya bermain terutama kecenderungan jenis pukulan yg ditampilkan.
      Masih dari 3 pilihan gaya-bermain sebelumnya.
      1 > Topspin 2 sayap dgn kuantitas seimbang; minim serangn diatas meja spt flick; lob yg bagus.
      2 > FH Topspin yg kuat, BH penyeimbang, dgn kuantitas 60:40; FH serang atas meja spt flick; FH serang cepat dekat meja; BH fast-topspin return-serve; lob cukup
      3 > FH-BH bertahan; FH serang cukup; FHBH sesekali serang cepat dekat meja; lob kurang.

      Penjelasan2 diatas dengan asumsi peralatan yg beredar di pasaran SERUPA dengan yang dipakai para top player.

  3. Salam Olahraga…..
    Bung TeeMKa…bagaimana cara merawat karet biar awet/kualitas karet tidak cepat rusak…
    Apakah penggunaan rubber cleaner/spin refresh baik untuk karet…
    Thanks….

Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s