DIarsipkan di bawah: 1 ITTF Handbook, Buku, Photo, Video | Ditandai: aturan tenis meja, ittf, regulasi | 9 Komentar »
Kaki dan Footwork
Jawaban TeeMKa dari forum2.
Footwork – is used to allow the player to play his best strokes as often as possible, while remaining balanced and able to recover for the next stroke. The player also anticipates well and moves to the correct location for the next stroke most of the time.
(http://tabletennis.about.com/od/begi…g_levels_2.htm)
—————
Footwork – digunakan agar pemain dapat memainkan stroke dengan tepat (memukul secara sempurna) sedini mungkin, dengan tubuh tetap seimbang (balanced, siap, nyaman) dan bisa kembali semula setelah membuat pukulan untuk siap distroke berikutnya. Pemain yang melakukan footwork itu juga bisa dengan baik mengatasi serta bergerak ke lokasi (posisi) yang tepat untuk pukulan berikutnya secara tepat waktu tanpa tergesa-gesa bahkan terlambat.__
+ memainkan stroke dengan tepat = contohnya memainkan stroke saat berlatih 1 pukulan misalnya topspin saja dengan sparing partner yang memblok saja. Maka dapat dirasakan bgmn “puasnya” topspin itu dilakukan. Pemain yg berlatih itu BEBAS mengatur kadar topspinnya (power, speed, spin, curve, places, efek lainnya). Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: 2 Teknik, 4 Kata Te-eMKa, 5 Teori, Latihan, raw | Ditandai: diforum, teemka | 6 Komentar »
Penempatan Bola
BALL PLACEMENT
By Larry Hodges, USATT Certified National Coach
Reprinted from the February, 1997 issue of Table Tennis Talk
Sumber: www.usatt.org
Kapanpun kamu berlatih, selalu tempatkanlah bola dgn penempatan seolah dalam pertandingan sebenarnya. Karena apa yang kamu lakukan saat berlatih, itu yang akan terjadi di dalam pertandingan. Tetapi kemana seharusnya penempatan bolamu ?
Sekarang, mari kita contohkan sebuah rally dgn fast-topspin (tmk: topspin yg waktu ayunan eksekusinya singkat) atau counter-driving (tmk: pukulan drive yg bersifat membalas pukulan drive dari lawan).
Dalam kasus itu, banyak pemain-pemula dan menengah menempatkan bola pada dua titik (spot) meja : yaitu pertengahan backhand, dan pertengahan forehand.
Sedangkan para pemain-atas menempatkan bola pada tiga titik: sudut melebar di backhand (wide backhand), sudut melebar di forehand (wide forehand), dan pertengahan (midle). Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: 2 Teknik, 3 Taktik, 5 Teori, Latihan | Ditandai: Larry Hodges, usatt | 5 Komentar »
Menemukan Permainanmu
FINDING YOUR GAME
By Sean Lonergan, www.usatt.org
Banyak pemain terlalu banyak mencoba meniru pemain2 lain yang lebih baik darinya. Sementara saat mengcopi apa yang pemain top lakukan yang biasanya bagus, tapi pemain pengcopy melakukannya menjadi tentu saja tak alami. Kadang2 saya juga terjebak dalam perangkap ini.
Kunci untuk mengcopy dgn hasil bagus dan selanjutnya menikmati olahraga ini adalah dengan cukup meniru beberapa hal, tetapi benar2 mencoba menemukan yang sesuai kepribadianmu, kemampuan fisik dan bakat bertenis meja. Sebagai contoh, jika anda seorang penyabar, barangkali bermain loop dengan kecepatan sedang yang konsisten adalah gaya bermain terbaik. Jika anda seorang agresif, barangkali anda harus mengembangkan backhand atau forehand yang mematikan.
Gagasannya adalah membayangkan apa yang Anda ingin tiru dan mencoba memahami bagaimana cara melakukannya. Jika anda mempunyai sentuhan yang baik (good touch), tetapi sedikit lambat, cobalah untuk mengembangkan footwork, dengan meyakini backhand dan sentuhanmu akan menjadi modal kemenanganmu, dan tidak hanya bermain forehand dan tetap menjaga keseimbangan. Jika anda senang bermain dengan cara ini, kembangkan suatu gaya yang anda nikmati dan berhasil digunakan, kemudian tingkatkan gaya itu, bukan meniru cara bermain orang lain yang bagus bagi mereka tapi tak bagus untuk anda.
DIarsipkan di bawah: 4 Mental, 5 Teori | Ditandai: mental, usatt | 10 Komentar »

